Selasa, 29 Juli 2025

PELATIHAN MENGOLAH SAMPAH ORGANIK MENJADI ECO ENZYME DAN PRODUK TURUNANNYA DI DESA TANGGUNTITI, SELEMADEG KABUPATEN TABANAN BALI

Salah satu masalah lingkungan terbesar adalah sampah, terutama sampah yang bersifat organik. Jenis sampah ini ternyata memiliki potensi untuk diolah menjadi produk ramah lingkungan yang memiliki utilitas cukup banyak, yaitu eco-enzyme. Eco-enzyme sendiri merupakan produk berupa cairan yang mengandung hasil fermentasi bakteri asam laktat pada buah dan sayur. Secara sederhana produk ini dapat dibuat pada skala rumah tangga dengan memanfaatkan sisa-sisa (left-over) buah dan sayur sampah dapur yang sudah tidak digunakan lagi sebagai produk pangan.

Produk ini dapat digunakan sebagai pestisida alami, pupuk organik, cairan pembersih lantai, penjernih air dan pencuci piring (dicampur dengan sedikit deterjen), serta dapat menurunkan suhu mobil jika dicampurkan dalam radiator. Keunggulan-keunggulan produk ini diantaranya memiliki aktivitas antibakteri dan antijamur; dapat melepaskan residu deposit pada pipa saluran air sehingga mencegah penyumbatan pipa air; dapat menyerap polutan oleh asap rokok, asap kendaraan bermotor, dan sejenisnya.

Keunggulan lain di samping utilitas produk sendiri adalah adanya mekanisme pemanfaatan left-over dari limbah dapur yang bersifat organik dan tidak mengandung minyak sehingga secara langsung produk ini dapat mengurangi jumlah sampah dapur yang terbuang ke tempat pembuangan sementara (TPS) maupun tempat pembuangan akhir (TPA).

Tema kegiatan ini adalah “Berpartisipasi Menjaga Kelestarian Lingkungan melalui Kegiatan Mengolah Sampah, Sampah Jadi Berkah”, yang berarti mengajak masyarakat untuk lebih peduli pada sampah, serta belajar mengolah sampah di sekitar supaya menjadi berkah; bermanfaat; dan menjadi sumber penghasilan tambahan. 

Kegiatan ini merupakan kerjasama antara tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas         Pertanian Universitas Udayana Bali (Ir. Wiyanti, MP., Ir. Tati Budi Kusmiyarti, MP., Dr. Ir. Wayan Diara, MS., Dr. Ir. Ketut  Dharma Susila, MS. ) dan Dra. Nike Triwahyuningsih, MP. dari Institut Pertanian INTAN Yogyakarta, yang berkolaborasi dengan Kelompok PKK Desa Tangguntiti, Kecamatan Selemadeg Kabupaten Tabanan. Narasumber untuk pelatihan adalah  dan  Pelaksanaan adalah pada hari Sabtu 19 Agustus 2023 di Banjar Jaka Tebel Desa Tangguntiti Kecamatan Selemadeg Kabupaten Tabanan, Bali.

 











Tidak ada komentar:

Posting Komentar